2:09 PM

Buku: Fun Home - Alison Bechdel

Posted by alex |


Ikatan Tak Kasatmata antara Anak dan Ayah

Menurut sang pengarang, Alison Bechdel, Fun Home adalah family tragic comic.
Ini merupakan autobiografi Alison Bechdel, kisah hidupnya yang dibuat dalam bentuk grafis alias bergambar alias komik. Seperti Persepolis karya Marjane Satrapi, Alison Bechdel menuang kisah masa kecilnya ke dalam bentuk graphic memoir. Alison Bechdel lahir pada tahun 1960 di Lock Haven, Pennsylvania, dan sejak tahun 1986 sudah membukukan comic strip Dykes To Watch Out For, yang berkisah tentang kehidupan lesbian dan sahabat-sahabat mereka.

Alison lahir dalam keluarga Katolik dan “lurus”, anak pertama dan satu-satunya perempuan dari tiga bersaudara. Ayahnya yang merupakan guru bahasa Inggris dan juga pengurus rumah pemakaman Fun Home alias Funeral Home, begitu istilah keluarga Bechdel. Selain itu, ayahnya juga memiliki hobi merestorasi rumah-rumah bersejarah dan mendekorasi rumah. Di mata Alison kecil, ia dan ayahnya memiliki sifat yang bertolak belakang. Alison bersikap asal-asalan sementara ayahnya menghargai keindahan. Alison lebih bersifat “laki-laki”, sementara ayahnya lebih bersifat “perempuan”.

Bruce Bechdel, demikian nama ayahnya, tewas tertabrak truk ketika sedang menyeberang jalan. Alison menganggap tabrakan itu bukan kecelakaan tetapi upaya bunuh diri sang ayah. Alison tidak tahu alasan pasti mengapa ayahnya bunuh diri, namun dalam buku Fun Home ini, menunjukkan bahwa ayahnya ternyata merupakan homoseksual yang in the closet. Ayahnya bahkan pernah ditangkap polisi karena memberikan minuman keras pada anak laki-laki di bawah umur. Entah itu ada kaitannya atau tidak, tapi Alison menganggap paling tidak itu berperan dalam keputusan ayahnya untuk bunuh diri.

Buat yang pernah membaca Dykes to Watch Out For, mungkin tidak asing lagi dengan gaya gambar Alison Bechdel dalam Fun Home. Gambar hitam-putih yang bisa membuat emosi kita tersentil di sana-sini. Sejak kecil, ternyata Alison sering membuat coretan gambar dan tulisan-tulisan dalam diarinya sejak dia berusia 10 tahun. Dan hasil kumpulan tulisan dan gambar itulah yang dia tuang dalam memoar ini.

Saat Alison mulai kuliah di kota lain, dia coming out kepada orangtuanya bahwa dia lesbian. Coming out itu ternyata mendekatkan hubungan Alison dengan ayahnya melalui buku-buku yang mereka baca bersama sebagai proses pencarian jati diri. Hubungan ayah-anak perempuan digambarkan dengan apik oleh Alison, sejak dari Alison berusia 10 tahun hingga memasuki usia 20 tahunan. Perubahan karakter dan sudut pandang si anak terhadap ayahnya pun berubah seiring waktu. Dan kedekatan antara ayah dan anak jadi makin terhubung tali tak kasatmata saat keduanya sama-sama menyadari bahwa mereka memiliki persamaan. Alison lesbian sementara Bruce, ayahnya, adalah gay.

gambar dari www.powells.com

2 comments:

rini said...

review juga dong 'dykes to watch out for' itu.

alex said...

Hi Rini, aku nggak punya buku Dykes to Watch Out For, duluuuu pernah pinjam sama teman... Kamu punya?

Subscribe