Semasa saya remaja, kata internet bahkan belum pernah saya dengar. TV swasta bahkan baru muncul ketika saya SMP, dan mengetahui diri saya lesbian merupakan salah satu perjuangan tersulit yang harus saya hadapi sendirian pada masa pubertas saya yang sepi. Dan kala itu begitu sulitnya mencari tahu bahwa saya tidak sendirian di dunia ini.

Kini, televisi, internet, berita, dll, memuat berita tentang homoseksual baik gay/lesbian nyaris sepanjang waktu. Bahkan koran utama seperti KOMPAS pun menampung tulisan Samuel Mulia secara rutin setiap hari Minggu, yang notabene sudah dikenal sebagai gay oleh masyarakat luas.
Kadang-kadang saya teringat kembali pada masa-masa sepi semasa remaja dulu, dan itulah salah satu alasan saya membuat blog ini. Sebelum EllenDeGeneres coming out pada tahun 1997, sebelum Melissa Etheridge coming out pada tahun 1992, tidak banyak orang terkenal atau public figure yang mengaku dirinya lesbian atau homo, namun salah satu orang yang membuat saya tidak merasa sendirian sebagai lesbian adalah Martina Navratilova.

Saya kagum dengan keberaniannya untuk out pada tahun 1980-an ketika homoseksual bukan hanya dianggap tabu, namun masih dianggap suatu penyakit yang harus disembuhkan. Sebagai pemain tenis, Martina Navratilova sudah memenangi 59 gelar grandslam hingga pensiun kedua kalinya pada bulan September 2006 ini dalam ajang US Open sebagai kejuaraan terakhirnya. Pensiunnya Martina Navratilova kali ini ditutup dengan manis dengan memenangkan gandacampuran bersama Bob Bryan dan menang dengan angka 6-2, 6-3 melawan Kveta Peschke and Martin Damm, pasangan dari Ceko dan menjadi juara US Open ini.
Sebelumnya pada tahun 1994, Martina memang sudah pensiun dari dunia tenis single, lalu kembali lagi ke tenis pada tahun 2000 ketika usianya sudah 44 tahun untuk bermain di jalur ganda.

Martina Navratilova terlahir dengan nama Martina ҆ubertov√° pada tahun 1956 di Cekoslovakia. Gelar juara tenis profesional pertamanya diperolehnya di Orlando, Florida pada tahun 1974. Selama karier tenisnya, Martina Navratilova sudah memenangkan 167 gelar juara untuk single, dan 178 gelar juara ganda, dan keduanya merupakan rekor tertinggi yang belum bisa disaingi oleh petenisputra maupun putri. Dan selama 331 minggu dia merupakan petenis ranking #1 dunia.

Pada tahun 1975, ketika usianya baru 19 tahun pemain kidal ini membelot ke Amerika Serikat dan menjadi warga negara AS pada tahun 1981. Kini Martina Navratilova berniat menghabiskan masa pensiunnya di rumahnya di Florida, AS. Dia juga berencana akan terus menggiatkan diri menjadi aktivis untuk komunitas GLBT dan mempromosikan buku panduan kesehatannya.

1 comments:

cewe_aje said...

mbaa gw ska tulisan2 na hehe

Subscribe