9:14 PM

Aku Lapar, Mommy

Posted by alex |

“Mommy, aku lapar.”
“Ya, tunggu sebentar ya, bentar lagi kita makan.”
Bersama si bungsu, kami sedang dalam perjalanan singkat dari luar kota yang jaraknya cuma 1-1,5 jam. Rencananya kami memang akan mencari restoran baru, tempat kami akan melakukan sedikit wisata kuliner.

Well, ternyata wrong idea membawa anak balita wisata kuliner.

Sebenarnya bukan salah si bungsu karena dia lapar, dan dua orang dewasa yang mengaku sebagai mommy-nya tidak cukup cerdas untuk membawakannya camilan. Sudah tahu perjalanannya jauh, mestinya kami menyiapkan apalah untuk dimakan.

Ditambah lagi jalanan yang malam itu ternyata macet, makinlah kami jadi gelisah. Makan malam yang seharusnya dimulai pukul enam sore tampaknya bakal bergeser setengah jam ke kanan, malah mungkin lebih.

“Akuuuu lapaaaaar.” Kali ini pernyataan lapar itu disenandungkan si bungsu.
“Ya, ya, sabar ya, Nak.”

"Lapar, Mommy."

Jeda.

"Mom, aku lapar."

Pak sopir kami juga jadi keliatan gelisah setiap kali si bungsu menyebut kata, “lapar” dalam berbagai versinya setiap lima menit sekali.

Tapi kata keramat itu tidak terucap dan kami diselamatkan sejenak oleh Kuburan. Iya, kuburan. Bukan kuburan beneran, tapi grup musik itu. TV di dalam mobil menampilkan video klip Kuburan, Lupa-Lupa Ingat. Mendengar intronya, si bungsu langsung bilang, “Aku suka lagu ini, Mommy.”

Dan jadilah dia ikut bernyanyi, “Lupa... Lupa, lupa, lupa. Lupa lagi syairnya.”
“Ingat... ingat, ingat, ingat... Ingat lagi kuncinya.”

Selama sekian menit lagu itu tampil, kami bernapas lega karena si bungu teralih perhatiannya. Malah kami sempat tertawa-tawa riang.

Ah, tapi kami salah. Kelegaan itu cuma semu.

Tidak sampai tiga menit setelah lagu itu habis, si bungsu mulai lagi dengan pernyataannya. “Mommmyyyyy, akuuuuu lapaaaaar...”

Saya dan Lakhsmi hanya bisa saling menghela napas mendengarnya. Belum sempat kami menjawabnya, kami tertawa ngakak ketika si bungsu bernyanyi, “Lapar... lapar, lapar, lapar...” dalam nada lagu Lupa-Lupa Ingat.


@Alex, RahasiaBulan, 2009

5 comments:

kurenai said...

salam kenal lex.what a happy and peaceful life..:)

Sky said...

Waaaaaa...lucunyaaaa...
Kasihan...Jadi ingat adek sepupu yang harus dibekali dengan snack dan air minum ketika naik mobil...
Hehe..
Senang, akhirnya Alex post lagi.

Grey_S said...

Trus akhirnya gmn lex si bungsu??
Kasihan jg kalo anak balita sampe telat makan...

De Ni said...

Hahahahahah
Lupa sejenak laparnya
dan ingat kembali. Kocak

alex said...

lupa bikin disclaimer:

Tidak ada balita yg terluka atau kelaparan dalam pembuatan tulisan ini. wakakak...

Subscribe