4:14 PM

Lelaki Dalam Dirinya...

Posted by alex |

Banyak yang mengira bahwa saya ini lesbian butch yang sebutch-butchnya, padahal jauh di dalam diri saya, saya ini femme banget. Dan orang mengira Lakhsmi tuh femme banget... ih, padahal salah BESAR. Itulah rahasia kecil dalam hubungan kami.

Mari kita buka-bukaan sedikit rahasia Alex dan Lakhsmi. Mungkin banyak yang nggak tahu bahwa Lakhsmi tuh ternyata cowok banget (saya tahu ini karena saya pernah pacaran sama cowok beberapa kali). Mulai dari urusan dapur, urusan romantis, hingga urusan ranjang, ih, cowok banget deh pikirannya. Saya sering bilang sama Lakhsmi bahwa caranya memberi hadiah itu seperti om-om. Saya seperti pacaran dengan Koh Ayung yang punya toko hape di Roxy, hahaha. Buat dia, memberi kartu ucapan yang lucu-lucu adalah tindakan yang tidak efisien. Huehehehe... tapi ada satu hal yang Lakhsmi romantis banget, dan ini rahasia yang nggak akan saya ungkap di sini dong.... Pokoknya, untuk satu urusan ini, nggak ada yang bisa mengalahkan romantismenya!

Sebaliknya, dengan penampilan ala Rambo ini, otak saya bekerja seperti perempuan-perempuan kebanyakan. Kalau lihat iklan sale di mana gitu, saya langsung kalap. (Lakhsmi paling jijay bajay lihat saya kalap sale). Kalau baca novel, saya sukanya novel-novel romance yang menguras air mata. Saya penggemar novel-novel Harlequin, bisa nangis sampai mata bengkak waktu baca novel-novel Mira W. zaman tahun 1980-an dan nangis meraung-raung ketika baca A Walk to Remember-nya Nicholas Sparks.

Nonton film juga begitu. Saya nangis setiap kali nonton The English Patient. Waktu nonton The Notebook di bioskop, Lakhsmi menoleh memandang saya yang sedang nyedot-nyedot ingus sambil menghapus air mata dengan tisu dengan pandangan heran. “Aduh, Sayang, memangnya sedih banget ya?” Hhhhhhhh.... gubrak deh pacar gue nggak sensitif banget ya?

Sejak dulu, perempuan idaman di hati saya memang mesti setangguh Linda Hamilton sebagai Sarah Connor dalam Terminator 2. Dan Lakhsmi di mata saya setangguh Sarah Connor, seberingas Letnan Ellen Ripley, dan seperkasa Xena the Warrior Princess. Bayangkan Sarah Connor dengan satu tangan mengokang senjata demi melindungi putranya, itulah Lakhsmi. Bayangkan Ripley menghabisi alien-alien (apalagi di Alien #2, waktu dia berusaha menyelamatkan anak kecil itu), ih, Lakhsmi banget deh. Dan membayangkan Xena bertarung melindungi Gabrielle? Nah, itu juga Lakhsmi. :p

Sementara saya? Wah, saya ini perempuan lemah tak berdaya, yang kalau di film-film itu diikat di tiang dan menunggu jagoan datang menyelamatkannya. Yah, kalau mau dibayangkan lebih oke sedikit, saya ini gadis Bond gitu deh. (Yeah, saya tahu ini rada maksa, tapi boleh dong, kan yang nulis blog ini saya :p) Nanti setelah diselamatkan, saya akan bercinta habis-habisan bersama sang jagoan itu. Di kapal, di ranjang, di kereta, di mobil, di mana-mana pokoknya, tergantung keinginan si jagoan. Hihihihi.

Saya tuh suka pekerjaan domestik, seperti memasak, mengurus anak, dan menonton sinetron (kalau menonton sinetron bisa dianggap kerja domestik). Nonton sinetron aja saya bisa seru sendiri kok, dan bisa ngobrolin sinetron itu sama ibu-ibu lain, dan membuat Lakhsmi biasanya ngoceh panjang-lebar melihat saya melakukan kegiatan nggak mutu seperti itu.

Kalau sehabis nonton infotainment, saya bilang ke Lakhsmi, “Sayang, sayang, tau nggak si anu katanya mau cerai lho.” Atau “Say, tau nggak artis X ternyata begini-begitu.”, dia cuma mengangguk-ngangguk mendengarkan tapi nggak ikutan ngegosip seperti ibu-ibu lain. Males deh, hahaha. Apalagi kalau saya cerita pas di mobil, sewaktu dia nyetir. Persis banget seperti istri-istri yang lagi ngobrol ke suaminya dalam perjalanan belanja ke hypermart atau carefour.

Wuih, kalau mau ditulis semua, bisa dua halaman lagi nih. Daripada "suami" saya nanti menegur gara-gara mengungkap banyak rahasia dapur, lebih baik saya berhenti sampai di sini. :)

Intinya, semua "kelelakian" itulah yang membuat saya jatuh cinta padanya. Pada caranya dan sistem otaknya yang laki-laki. Pada maskulinitas dalam bungkusan femininnya. Pada ‘yang’ dalam dirinya. Dan pada diri perempuan bernama Lakhsmi itulah, saya menemukan lelaki yang saya cari.

@Alex, RahasiaBulan, 2008

22 comments:

Mata Hati said...

Aku baca yang ini sambil senyum2 dan sambil bayangin lakshmi seperti yang digambarkan alex hohoho... Tulisan yang cukup mencairkan suasana hatiku. Well done, alex. Nulis terus ya. Seneng d ngebacanya ;)

alex said...

Hai Mata Hati,
Thanks udah mampir. Nulis lg dong, aku suka baca tulisanmu.

Hahaha, beneran lho Lakhsmi tuh laki banget...

Picank said...

Huwakakakaka....

Aku gak bisa comment Bu. Mo ngasi tau aja, aku baca tulisan ini sambil ketawa terpingkal2 sampe pipi pegel dan keluar aer mata.

Heran. Padahal gada yg lucu2 banget :p
Duh! Jangan2 Picank udah gila neh... Tidaaaakkkk!!!

Anonymous said...

Alex...
ada yang merasa kok nasibnya sama kamu yah? Diperempuankan seorang perempuan yang berhati lelaki.... Penampilan macho, tapi hati femme. Tebak deh sapa orangnya....ssssstttt....(KD)

Sinyo said...

Pantesan KD bisa akrab ama Lakhs, hati mereka berdua sama, lebih "maskulin" ya Lex? Tegaan, Keras, aku aja sampai berdarah-darah nih.. hiks!
Ada emansipasi dlm kehidupan Lesbian iyakan?.. kqkqkqkq

Anonymous said...

kini aku tahu...hehehe

hugs- utanujan

Alex said...

@ Picank, tuh baru tau kan Bu Can yg satu lg gimana... :)) Aku jg nulisnya ketawa2.

@KD & Sinyo, huehehehe, nggak nyangka kan? Makanya lain kali mesti baca kemasannya baik2. Nggak boleh buang pembungkusnya sblm dibaca, biar nggak salah dalam pemakaian =))

Alex said...

@utanujan, hehehe, baru tau ya? ternyata kita sama2 femme :))

Lakhsmi said...

ya ampyuuun, ternyata aku lagi digossipkan di sini dengan kelompok ibu-ibu. Mateng gue! Maluuuu.... udah ya, kabur aja.

Wilhelmina said...

Lex, salam kenal. Padahal, selama ini aku memvisualisasikan yang sebaliknya lhooo... Ternyata salah ya, kebalik tho...

Maklum, aku kan belum kenal kalian secara langsung, cuma penggemar tulisan-tulisan kalian berdua...

Peace...

Jo said...

Kayanya sih pernah liat Lakhsmi lagi ganti ban mobil yg kempes di pinggir jalan hehehe Eh, itu bukan salah satu ciri kelelakian Lakhsmi ya, Lex??? :p

alex said...

@lakhsmi, hihihi, ada suamiku... chayang, kok kabur? Yuk gosip dulu, chay, sama ibu 2 di sini sambil minum teh, :p

@Wilhemina, iya, banyak yg ketipu deh sama kemasannya, hahaha...

@ jo, ih, lo liat cewe lain kali? Itu sih bukan lax. :D

Anonymous said...

Lex,
aku ngaku deh ya..di depan ibu2 yang suka minum teh di sini..kalo aku tuh berhati maskulin. Tapi aku gak suka bongkar pasang mesin (malah dudul banget urusan teknik), aku gak suka ngejahilin teman, gak suka berantem, penakut, suka cemas gak keruan, model ibu-ibulah. Kata Sagita, aku tergolong andro gak jelas...hehehe..
Tapi..teuteupppp kok Sagita yang jadi "suami" dalam hubungan kami. (KD)

De Ni said...

Ha..ha..ha..ha..
Ternyata....

Gendis said...

:)...sebetulnya sih kerasa di tulisan kalian berdua...

Alex kalo udah nulis malaikat kecilnya...wah..wah..wah...feeling of motherhoodnya GUEDE BANGET YA????kok????

cheers..

millatza said...

ih...aku jg g nyangka.
tp itu jg terjadi sm ak. dari luar, org bakal nyangka ak n partner, ak femme (dy femme jg c...), n dy yg maskulin. scr dari ukuran tubuh jg ngedukung (ak cuma setengah dy)
kemana2 selalu dy yg nyupir, ngangkat yg berat2 selalu dy (bakat nguli jg siy), pokonya semua kerjaan lelaki dy yg handle.
but sista....aslinya dy lemah bgt. penakut. not even a quarter a man eh...butch. takut gelap, takut tidur di pinggir, harus di bagian sebelah dinding, takut ke kamar mandi sendirian, paling gampang sakit, doyan ngegosip n film2 cengeng jg. pokonya g sesuai sama kesan sehari2nya.


*syg......peace :p *

sazi said...

wahh.. jd pnsran deh.. gimana ketwmuannya dl ya.. kok bs klop gini :)

btw sy suka sm cr km bercerita, biar pjg tp ngebuat org pgn bc smpe akhir

candra- said...

saya selalu mencari perempuan dengan kemasan feminin tapi sistem otaknya yang laki2.

skrg saya bisa mengerti knapa alex bgitu mencintai "suami"nya.krn saya pun biasanya selalu jatuh cinta dengan tipe2 "suami" bgini.hihihihi

Anonymous said...

jika Laksmi ber penis. still u with 'her'?

alex said...

@sazi, ketemunya dulu di lorong. Aneh gitu deh tanpa rencana tak terduga, kayak ketembak cupid.

@candra, ternyata selera kita sama ya, hihihih

@anonim, kalo lakhsmi berpenis, kami sudah menikah dan punya dua anak manis. btw, aku yg hamil kali ini, secara dia punya penis :))

Lushka said...

hehehehe..Mithya juga pernah nanya, gimana kalo dia ber-penis, apa aku masih mau sama dia..dulu aku selalu jawab ENGGA..hehehehe..karena kondisinya pasti tambah ribet, tapi sekarang..i would say yes..i love her for a whole person.

Eh, 2x ngobrol ama Mba Lakhsmi,tampaknya orangnya memang practical dan menyenangkan..hehehe
Anda beruntung! =)

Have a great weeekend..

Azel Circle said...

Mantan aku dulu kulitnya femme banget,cantik,modis,dandan...sementara aku kebalikannya,tapi dalam "control" hubungan dia maskulin banget,kadang aku suka mikir kok bisa sih...(tapi sumpeh,gw suka banget dengan gayanya)

Subscribe