Charlize Theron patut mendapat penghargaan aktris terbaik untuk film ini. Dan sejauh ini, masih menjadi akting terbaiknya dalam film. Aktris cantik yang biasa berpanampilan glamor merombak habis penampilannya demi berperan sebagai pelacur jalanan dalam film Monster. Sebagaimana Hilary Swank, yang total mengubah diri menjadi "lelaki" dalam Boys Don't Cry, untuk memperoleh peran sebagai Aileen Wournos, Theron harus menambah berat badannya sebanyak lima belas kilogram. Tidak hanya itu, ia harus mengenakan gigi palsu yang membuat wajahnya jadi jelek dan rambut yang kusam serta tidak terurus. Hasilnya Golden Globe 2004 dan Academy Award 2004 untuk peran utama wanita berhasil diraihnya.

Untuk kesekian kalinya perempuan yang berperan sebagai lesbian memenangkan Oscar. Hilary Swank menyabet Oscar tahun 1999 ketika berperan sebagai Brandon Teena yang dalam Boys Don't Cry. Jika tidak menang, paling tidak peran lesbian atau lesbian "samar" mengantar sejumlah aktris mendapat nominasi Oscar/Golden Globe sebagaimana yang terjadi tahun 2002, ketika Nicole Kidman dan Julianne Moore mendapat nominasi Oscar dalam The Hours. Walaupun mereka tidak ditampilkan sebagai lesbian, tapi pesan subteks lesbianisme jelas terasa dalam film tersebut. Pada tahun yang sama Salma Hayek juga dinominasikan dalam Frida berdasarkan perannya sebagai Frida Kahlo yang biseksual. Jangan lupa pula dengan Judi Dench yang mendapat nominasi Oscar 2007 untuk perannya dalam Notes on Scandal.



Monster
adalah kisah tragis tentang perempuan yang mendambakan cinta, dan persahabatan, namun tak ada seorang pun yang mengulurkan tangan untuknya. Film yang diangkat dari kisah nyata ini, berkisah tentang Aileen Wournos, pelacur jalanan di Florida yang dihukum mati karena membunuh pelanggan-pelanggannya. Tidak hanya itu, film ini juga mengisahkan kehidupan Wournos selama sembilan bulan pada tahun 1988-1989. Masa terindah dan terkelam dalam hidupnya. Masa ketika untuk pertama kalinya ia menemukan cinta dalam hubungan lesbian dan masa ketika ia harus menjadi pembunuh.

Kadang-kadang yang kita butuhkan hanya cinta. Dan itulah yang dirasakan Wournos ketika bertemu Shelby (Christina Ricci) yang lesbian. Meskipun pada dasarnya Wournos bukan lesbian, tapi satu-satunya hal terbaik dalam hidupnya yang berantakan adalah Shelby. Dan ia rela melakukan apa saja asal bisa terus bersama gadis itu, bahkan jika harus membunuh sekalipun.

Meskipun Monster yang berdurasi 109 menit ini tidak sekelam Boys don’t Cry, sebaiknya kita tidak menontonnya sebelum tidur karena akan bikin bete. Karena Monster bukanlah film yang menyenangkan. Film yang menguras emosi penonton ini juga merupakan debut sutradara muda Patty Jenkins. Menonton Monster, kita ditarik dalam perjalanan yang terus bertegangan tinggi menuju akhir yang menyisakan rasa pahit di dada.

@Alex, RahasiaBulan, 2007

1 comments:

FootPrints said...

Film ini keren banget, Lex. G dah nonton bahkan sebelum g tau aktris yg namanya Charlize Theron, pas g tau aslinya, gila, beda banget, ternyata Theron yang asli cantik and sexy sekalee...he3x...two tumbs up for her deh....

Subscribe