9:30 AM

Film: The Chinese Botanist's Daughter

Posted by alex |

Film yang dirilis dengan judul Prancis Les filles du botaniste pada tahun 2006 ini dimulai dengan awal yang lambat. Dua puluh menit pertama seakan berlangsung 20 jam. Uggh, rasanya kepingin di-fast forward aja. Namun untungnya film ini memberikan setting pemandangan indah daerah pedesaan Cina (meskipun sesungguhnya syuting dilakukan di Vietnam).

Dimulai ketika gadis yatim piatu, Li Ming (Mylène Jampanoï), dikirim oleh pemimpin panti asuhan untuk belajar pada seorang ahli botani selama 2 bulan.Sesampainya di sana Li Ming langsung menjalin hubungan yang akrab bersama An (Li Xiaoran), putri sang ahli botani. Pada titik ini saya berpikir, jelas aja mereka bakal jadian. Ini ibarat kau terperangkap di satu pulau bersama seorang lelaki tua dan putrinya yang cantik. Karena tidak ada pilihan lain, memacari sang putri adalah satu-satunya pilihan. Jadi inget ayahnya Tio Bu Ki, Tio Ciu San dan In So So yang tinggal bertiga di pulau bersama Singa Emas. Sebelum saya melantur lebih jauh tentang To Liong To, sebaiknya saya teruskan review ini.

Tidak mau dipisahkan dengan Li Ming, An mengusulkan agar Li Ming menikah dengan Dan, kakak lelakinya. Dan adalah tentara dan bakal diposkan di Tibet tanpa membawa sang istri sehingga istrinya akan ditinggal di rumah bersama sang adik ipar. Yipiii! Li Ming awalnya menolak, tapi akhirnya menerima usul itu karena itu satu-satunya usul yang paling bagus berdasarkan logika, namun tidak bagi hati. Demi cintanya pada An dan agar bisa terus dekat dengan gadis itu, Li Ming rela menikah dengan Dan. Demi cintanya pada Li Ming, An merelakan kekasihnya menikah dengan kakaknya. Demi ayah yang disayanginya, An rela menemani dan mengurus ayahnya dan mengubur semua impiannya.

Sulit bagi saya untuk tidak membandingkan film ini dengan film karya Dai Sijie sebelumnya, Balzac and the Little Chinese Seamstress yang diangkat dari novel karyanya. Dai Sijie adalah lelaki kelahiran Cina yang kemudian pindah ke Prancis pada tahun 1980-an lalu menjadi novelis dan sutradara. Dibandingkan dengan Balzac yang menang Golden Globe sebagai film asing terbaik, The Chinese Botanist's Daughters jadi kelihatan tanggung. Dialog-dialognya payah, meskipun cerita keseluruhannya oke. Karena kedua pemeran utama berbicara dengan bahasa berbeda. Satu Cina, satu Prancis, jadinya sering kelihatan nggak pas. Sayang banget, film ini bercerita tentang ahli botani tapi tidak memperlihatkan eksotika tanaman obat di Cina.

Namun sekali lagi Dai Sijie berhasil menjual pemandangan landscape indah. Music score-nya bagus. Kedua pemeran film ini, Mylène Jampanoï dan Li Xiaoran tampak berusaha menampilkan akting terbaik mereka. Sebagaimana kisah cinta terlarang ala Sam Pek Eng Tay atau Romeo & Juliet, film ini meskipun bercerita tentang percintaan lesbian adalah murni tentang kisah cinta. Menunjukkan betapa banyak yang rela kita lakukan demi orang-orang yang kita cintai... dan betapa banyak juga orang yang harus terluka karena cinta itu.

@Alex, RahasiaBulan, 2007

5 comments:

Lakhsmi said...

Gitu ya... nonton filk seseksi ini nggak bareng aku. Mentang-mentang aku harus tidur dulu sambil ngelonin baby, kamu bisa nonton yang HOT sendirian. Hehehe... :) muah-muah.

d said...

film ini chemistry antara mereka berdua agak kurang tapi cukup asik buat ditonton walopun sad ending.

chubby-gal said...

saaaaaaadddddd ending.. huhuhu..
baru ntn kemaren.. tapi gpp mayan.. hot memang.. mm mm mm

Anonymous said...

Dear Alex,
saya nonton filmnya karena baca resensinya disini lho. Kirain bagus beneran..:D Tentang scenery-nya saya jadi inget salah satu film favorit saya, The Painted Veil. Dari beginning yang lambat trus kayak loncat ke endingnya. My my, banyak yang suka adegan bercintanya ya? saya malah kasian dengan keduanya yang kayaknya kikuk harus beradegan mesra,hahaha..
Oia, sudah liat LOVE MY LIFE??

alex said...

Pantesan, waktu nonton The Painted Veil, aku jd mikir nih scenery-nya mirip film apa ya?

Memang sih chemistry mrk kurang, jadinya kagok gitu. Byk yg suka pemandangan mulusnya tuh... :p

Duh, blm sempet nonton Love My Life nih. Tunggu cuti kerja dulu deh baru bisa ke Mangdu. Hiks, lg jadi korban rodi perusahaan nih. :)

Subscribe