11:08 PM

Bagaimana jika Mami Mertua Intan punya Anak Gay?

Posted by alex |


Tokoh-tokohnya tidak hitam-putih. Ceritanya seru, nggak cuma tarik ulur. Mengharukan, lucu, kadang-kadang katro juga sih. Meriam Bellina mainnya bagus di sana. Itulah beberapa alasan yang muncul ketika saya bertanya kenapa mereka suka nonton sinetron Intan, yang diputar stripping tiap hari pk. 18.00 di RCTI. Yeah, yeah, Anda pasti udah merasa jijay bajay mendengar kata sinetron, dan menganggapnya cuma tontonan pembantu atau ibu-ibu nganggur. Tapi komentar di atas disebutkan oleh perempuan-perempuan cerdas yang berkarier bagus. Editor. Akuntan. Manajer pembelian. Kepala toko.

Sementara saya, kalau saya bisa jujur terus terang menyatakan bahwa saya lesbian, dengan ini saya juga ingin coming out sebagai penggemar sinetron, hahaha. Tapi di sini saya bukan ingin mempromosikan Intan, yang konon Indonesiasi alias saduran dari serial Korea Be Strong, Geum-soon.

Pada episode 112, 26 Februari 2007, salah satu tokoh dalam sinetron tersebut diduga gay. Jemmy, demikian nama tokoh itu, sebenarnya bukan tokoh utama. Dia salah satu kakak ipar Intan. Jemmy diduga gay karena: (1) Selalu bersama-sama sahabat karibnya Toni, bahkan sampai memaksa tidur sekamar berdua waktu Toni menumpang di rumah Jemmy karena kebanjiran. (2) Jemmy tidak pernah membawa cewek ke rumah. (3) Terdengar suara-suara aneh ketika Toni menginap berdua di kamar Jemmy. Kalau saya, saya emang udah rada curiga sih melihat Jemmy sejak episode 50-an

Mami (Meriam Bellina) dan Papi Jemmy panik bukan kepalang. Seisi rumah pun dipesan oleh Mami yang mertua Intan itu untuk mengawasi tingkah-laku Jemmy, melihat apakah ada yang aneh dari anak lelakinya. Aneh, maksudnya, gay. Makin lama kelihatannya memang Jemmy “tampak” mencurigakan.

Bahkan sebelum sinetron ini memasuki episode 115 pun, saya yakin seyakin-yakinnya tanpa perlu menghubungi penulis skenario sinetron ini bahwa, Jemmy tidak mungkin gay. Hanya produser tidak waras yang memasukkan tokoh gay dalam serial yang sedang berada di puncak rating (apalagi di Indonesia). Ternyata pada episode tgl 1 Maret 2007 terungkap bahwa Jemmy bukan gay, dan dia sedang naksir cewek yang tomboi abis (soal apakah cewek tomboi ini lesbian, entahlah).

Namun sekeluarga sudah telanjur heboh akibat kesalahpahaman ini. Adik Jemmy, Romy, yang memang mudah naik darah marah besar ketika mengira Jemmy gay. Romy menghajar Jemmy karena telah membuat Mami kecewa. Mami menangis sedih dan kecewa ketika mengira Jemmy gay, namun akhirnya berusaha menerima kenyataan, karena biar bagaimanapun Jemmy anak mereka. Akan tetapi, tetap saja Mami lega ketika tau Jemmy bukan gay, selega orang yang lima hari kecegukan akhirnya bisa bebas dari cegukannya itu.

Saya sih belum menonton serial Korea-nya, karena serial itu panjangnya minta ampyun, tapi katanya tidak ada tokoh gay dalam serial aslinya tersebut. Selidik punya selidik, ternyata setelah kurleb 2 bulan menempati posisi rating nomor 1. Pertengahan Februari kemarin, Intan tergeser dari posisi nomor satu oleh Putri yang Terbuang. Kalau di Amerika, beberapa kali tokoh gay/lesbian masuk ke dalam karakter serial TV ketika rating sedang jeblok dan perlu ada bumbu untuk membangun cerita. Contohnya Buffy the Vampire Slayer, The OC, dan ER. Tapi sekali lagi, apakah memasukkan tokoh gay adalah langkah cerdas untuk menaikkan rating di Indonesia?

Jelas tidak!

Tapi untuk menambah bumbu cerita, dan tarik-ulur cerita agar bikin penasaran, lumayanlah bisa nambah 3 hari penonton bertanya-tanya apakah Jemmy gay. Paling tidak dengan cara ini, penonton diberi icip-icip tentang "what if" jika kau punya anak gay.


@Alex, RahasiaBulan, 2007

0 comments:

Subscribe