Masa remaja selalu membingungkan... tanpa jadi lesbian pun segalanya tampak kacau dan membingungkan seiring terjadi perubahan hormon dalam tubuh remaja. Bahkan tidak hanya remaja, terkadang orang dewasa pun masih banyak yang bingung, kacau, dan galau kala berdamai dengan lesbian dalam dirinya.

Empress of the World, adalah kisah tentang persahabatan dan cinta yang datang dari arah yang tak terduga. Nicola Lancaster berusia 16 tahun dan mengambil kelas liburan musim panas untuk anak berbakat di Siegel Summer Institute. Di sana ia mengambil kelas arkeologi karena bercita-cita menjadi arkeolog karena hobinya dalam melakukan analisis dan klasifikasi. Di asrama itu dia bertemu dengan beberapa teman yang membawa hidupnya ke arah yang tak terduga. Katrina si jenius komputer. Isaac cowok baik yang bingung. Kevin si pemusik menyebalkan... dan Battle penari cantik berambut pirang bermata hijau dari North Carolina. Nic alias Nicola tak pernah menyangka di antara sahabat-sahabat barunya, dia akan mengalami cinta pertama di musim panas yang indah dengan Battle Hall Davies.

Karena asrama perempuan terpisah dengan asrama laki-laki, maka Nic, Battle, dan Katrina menjalin persahabatan akrab dengan kenakalan-kenakalan wajar anak remaja. Katrina merokok seperti cerobong asap, sering ngomong tanpa pikir panjang, adalah tempat curhat Nic saat dia merasa gelisah ketika menyadari perasaannya terhadap Battle ternyata makin lama makin intens.

Musim panas. Gejolak cinta remaja. Semuanya mempercepat proses hubungan antara Nic dan Battle yang bab-babnya disusun berdasarkan tanggal. Nic menolak menyatakan diri lesbian karena sebelum dengan Battle di sekolah dia pernah naksir cowok keren bernama Andre. Apakah itu menjadikannya biseksual? Lesbian? Lesbian bingung? Apa? Penting nggak sih untuk tahu siapa diri kita? Lesbian,biseksual, straight? Bisa nggak kita jalanin aja hubungan ini, dan nggak perlu dibahas? Itulah yang mungkin ada dalam benak Battle ketika Nic berusaha membahas hubungan mereka, apalagi Battle bukan tipe yang piawai berkata-kata.


"Why are you so obsessed with the whole lesbian thing? I've liked boys before, I probably will again, so I believe that the appropriate word is bisexual, since you so desperate to give me label."
"Why are you obsessed with not being one? I believe that the appropriate word is denial." (h.139)

Demikian debat antara Nic dan sahabatnya, Katrina, ketika Nic berusaha mengklasifikasikan dirinya dalam label. Nic lupa bahwa terkadang cinta hanya perlu dirasakan, karena cinta bukanlah semacam ilmu pasti yang bisa dibahas, dipilah, dan dijelaskan.

Buku ini ditulis dari sudut pandang orang pertama. Dari sudut pandang Nic seorang, jadi segalanya hanya bisa kita lihat dari mata Nic. Itulah yang membuat buku ini jadi tampak gagap karena kita hanya melihat satu sudut pandang. Ditambah lagi begitu banyak tokoh dalam buku ini sehingga tampak sejumlah tokoh yang tak tergali sepenuhnya dan membuatnya jadi terkesan tempelan semata. Namun untungnya Sara Ryan, sang pengarang, mampu mengangkat realitas remaja dalam novel pertamanya yang terbit tahun 2001 ini. Buku Empress of the World ini juga mendapat penghargaan ALA Best Book for Young Adults, Lambda Book Award Finalist, A Booklist Top Teen Romance, dan pemenang Oregon Book Award.

Empress of the World tidak repot-repot membahas masalah coming out, atau bagaimana-kalau-ortu-dan-teman-tahu-kita-pacaran. Isu besarnya bukan di sana, tapi tentang kisah asmara remaja, ketika kau jatuh cinta pertama kali, dan ternyata objek cintamu memiliki jenis kelamin yang sama denganmu. Tidak seperti Keeping You a Secret atau Annie on My Mind, yang menyentuh masalah penerimaan lingkungan terhadap lesbian. Dan Empress of the World adalah salah satu dari sedikit buku remaja yang menyentuh topik biseksual, tanpa menghakiminya. Seakan sang pengarang ingin berkata, "It's okay. Wajar kalau kamu bingung dengan orientasi seksualmu. Itu manusiawi."

@Alex, RahasiaBulan, 2007
PS: Buku ini saya peroleh di toko buku Kinokuniya Singapura $14.75

5 comments:

fannie said...

wah...nanti aku mau cari,hohohoho...aku dapet rekomendasi buku "orange are not the only fruits..jeanette winterson,tapi sayang,stoknyalagi abis :(...yg keeping you a secret,bukunya,menurut aku,ga gt bagus ah,hohohoho :p

yg fingersmith "highly recomended",bagus :D

alex said...

hai Fannie,

fingersmith jg favoritku. Mantep!!! Aku suka hampir semua karangannya Sarah Waters... dia penulis yg bagus

fannie said...

iya..aku lagi baca yg "the night watch"..tapi pulang kerjanya malem..jd ga smped baca --"..uda cape duluan T.T
musti diabisin nih nanti pas weekend :D

chubby-gal said...

uuugh banyak juga ya buku bagus, ntar ah cari and baca...

Anonymous said...

empress of the world, happy ending atau ngga yah..?

kalo happy ending gw mau baca nih..
thanks yah buat replynya nanti x)..

Subscribe