Sudahkah saya memberitahu betapa saya menyukai teenlit alias buku-buku bacaan remaja? Bagi saja, dunia remaja begitu memukau. Cinta pertama, ah, berjuta rasanya. Kepolosan remaja dalam memandang dunia yang penuh pelangi memberikan banyak cerita yang bisa dieksplorasi. Dan Julie Anne Peters adalah seorang penulis teenlit LGBT yang bagus.

Keeping You a Secret bercerita tentang Holland Jaeger, cewek dengan nilai bagus di sekolah, ketua OSIS, populer dan punya pacar cowok yang baik hati, namun hidupnya berubah ketika bertemu dengan Cece Goddard, anak baru di sekolah yang dengan lantang dan bangga mengakui dirinya lesbian.

Saat itu tahun terakhir Holland di SMA dan dia merasa hidupnya mentok, tidak tahu harus memilih kuliah di mana sementara ibunya terobsesi ingin agar dia diterima di universitas terkenal dan menjadi orang sukses nantinya. Pada tahun terakhir sekolah itulah Holland menemukan bakat yang tak pernah dia ketahui sebelumnya. Bakat seninya serta ketertarikannya pada sesama perempuan.

Saat pertama kali bertemu Cece, Holland merasakan sesuatu yang tak pernah dia rasakan sebelumnya.

First time I saw her was in the mirror on my locker door. I'd kicked my swim gear onto the bottom shelf and was reaching to the top for my calc book when she opened her locker across the hall. She had a streaked blond ponytail dangling out the back of her baseball cap.

Great. Now I was obligated to rag on her for violating the new dress code. Forget it, I decided. My vote - the only dissenting one in the whole student council - still counted. With me, anyway. People could come to school buck naked for all I cared. It wasn't about clothes. We slammed our lockers in unison and turned. Her eyes met mine.

"Hi," she said, smiling. My stomach fluttered.

"Hi," I answered automatically. She was new. Had to be. I would've noticed her. She sauntered away, but not before I caught a glimpse of her T-shirt. It said: IMRU? Am I what?

Itulah petikan dari Chapter 1, kalimat pembuka pada novel ini. Dan pada momen itulah Holland tertarik pada Cece.

Bersama Seth, cowoknya, Holland aktif melakukan kegiatan seksual, tapi bagi Holland hubungan seksual itu lebih seperti mengerjakan PR. Cece menimbulkan kepenasaran dalam dirinya untuk bisa selalu dekat pada gadis itu. Akhirnya keterarikan Holland terhadap Cece pun berbalas, karena diam-diam Cece juga jatuh cinta padanya. Dan mulailah hidup Holland bergerak di luar kendalinya. Ditambah lagi remaja di bawah 19 tahun memang konon berpikir dengan amygdala, yang melakukan pengambilan keputusan berdasarkan emosi bukannya nalar.

Cece yang sudah out and proud sebagai lesbian menyulitkan Holland untuk menutupi hubungannya. Meskipun Holland dan Cece berjanji menyimpan hubungan mereka sebagai hubungan rahasia, akhirnya mereka ketahuan juga. Holland diusir dari rumah oleh ibunya, nilai-nilainya merosot drastis, dijauhi teman-temannya, dan terancam kemungkinan tidak bisa kuliah.

Julie Anne Peters yang tahun ini meraih penghargaan Lambda Award untuk buku remaja LGBT terbaik tahun 2007 tidak menulis kisah hidup Holland dalam bentuk meratapi nasib. Perlahan-lahan Holland mengatur ulang hidupnya, menempatkan prioritas, dan yang terutama terus melanjutkan hidup walaupun dia harus tinggal di shelter bagi anak-anak pelarian LGBT yang tidak punya rumah. Dan pada akhirnya Holland berhasil mengubah haluan hidupnya ke arah positif, meskipun dengan pengorbanan yang amat besar.

Buku yang terbit tahun 2003 ini ditulis dengan amat sangat baik dan membuat kita tidak bisa berhenti membacanya. Namun sayangnya, bagi saya, ada beberapa bagian yang meluncur terlalu cepat di bagian menjelang akhir, mungkin akan lebih baik kalau hubungan Holland dan sahabat-sahabatnya atau saudara tirinya digali lebih dalam lagi. Jika dibanding Luna, novel remaja karya Julie Anne Peters setelah novel ini, terlalu banyak karakter di sini sehingga jadi kurang tergali sepenuhnya. Tapi itu bukanlah masalah besar karena pada dasarnya buku ini sudah lebih dari sekadar “bagus”.

Keeping You a Secret memperoleh banyak penghargaan, di antaranya 2003 Lambda Literary Award Finalist, Best of 2003 Young-Adult Books, Borders Books and Music, American Library Association Best Books for Young Adults, 2004 Nomination, An ALA Popular Paperbacks for Young Adults. Dan ini adalah buku yang amat direkomendasikan bukan hanya untuk bacaan remaja abege, namun juga untuk semua orang yang pernah merasakan kegalauan saat menyadari diri kita memiliki orientasi seksual yang berbeda.

@Alex, RahasiaBulan, 2007

1 comments:

lightpoet6 said...

Aku barusan baca buku ini n suka banget. bagi aku alami, so human. lagi planning baca Luna, n buku2nya yg lain. tapi kyknya susah dicari ya selain 2 itu?

Subscribe