8:21 PM

Film: Kissing Jessica Stein

Posted by alex |

*Warning: Spoiler Alert*

Apa yang bakal terjadi jika dua perempuan yang sedang “mencari” bertemu di saat yang tepat? Mungkinkah suatu hubungan bisa terjalin antara seorang perempuan “straight” dengan perempuan “biseksual”? Itulah dasar pertanyaan yang melandasi film ini. Suatu hari Jessica (Jennifer Westfeldt) membalas iklan jodoh yang dipasang oleh Helen (Heather Juergensen) yang memang biseksual karena dia kebetulan menyukai puisi Rilke yang dikutip Helen dalam iklan jodoh itu. Kedua perempuan yang “mencari” ini kemudian bertemu dan tanpa dinyana hubungan mereka pun berlanjut makin intim.

Jessica dan Helen memiliki pendekatan berbeda dalam memandang seks. Helen adalah tipe perempuan “asal tubruk” dalam urusan seks tidak peduli lelaki atau perempuan selama bisa memuaskan hasratnya. Sementara Jessica tipe yang “biar lambat asal selamat” dan memilih untuk serius dulu dalam hubungan sebelum terjun ke ranjang. Keduanya saling beradaptasi terhadap perbedaan satu sama lain dalam dialog-dialog yang menyegarkan.

Helen yang menarik, cerdas, dan menyenangkan membuat Jessica terpesona. Jessica yang pada dasarnya straight menemukan apa yang dia cari dalam diri laki-laki pada diri Helen. Orang yang bisa diajak berdialog, mengerti dirinya, dan bisa jadi sahabat bukan sekadar kekasih. Berapa banyak sih lelaki yang mengerti kalau diajak ngobrol soal campuran warna lipstik? :p

Dan hubungan mereka jadi makin rumit (dan juga kocak) ketika keluarga Jessica mengetahui hubungan mereka berdua. (Tenang saja, tidak ada lesbian yang meratap dalam film ini---red). Adegan-adegan kocak, menyentuh, dan segar mengalir dalam hubungan keluarga Jessica yang menganggap Helen sebagai bagian dari keluarga mereka.

Endingnya meskipun tidak “happy ending”, tapi bukanlah ending yang buruk buat film ini. Jika pada akhirnya Jessica memilih laki-laki, itu tidak terjadi karena Jessica mendadak terbangun suatu hari dan bilang, “ups, kayaknya kita nggak bisa melanjutkan hubungan ini karena aku bukan lesbian.” Hehehe. Tapi karena Jessica memang lebih memandang Helen sebagai sahabat, bukan sebagai kekasih. Dan sebelum persahabatan mereka rusak, hubungan asmara yang jalan di tempat memang sebaiknya diakhiri.

Kedua pemeran utama, Jennifer Westfeld dan Heather Juergensen, adalah penulis skenario film ini. Chemistry antara mereka pas, meskipun dua-duanya heteroseksual dalam kehidupan nyata. Kissing Jessica Stein adalah film unik, karena ini menjadi film “lesbian” yang dilihat dari sudut lesbian, biseksual, dan straight melalui dialog-dialog cerdas yang bergulir antara tokoh-tokohnya.

0 comments:

Subscribe